Friday, 8 January 2016

Episode 2 : Beradaptasi


     Selepas kejadian yang terjadi kemaren pada diri Joey, membuat dirinya dan dokter Bryan bingun dan mulai meneliti mengenai keanehan pada korban yang ditemukan di taman kota. Dokter Bryan memanggil teman lamanya yang merupakan seorang peneliti untuk mengidentifikasi korban yang merupakan pendonor organ untuk Joey. Setelah melakukan berbagai macam tes diketahui bahwa terdapat keganjilan dalam darah dan struktur tukang rahan korban. Didapatkan data bahwa sel yang terdapat pada tubuh korban lebih kompleks yamg dapat disimpulkan orang tersebut memiliki keliatan dan daya tahan tubuh lebih kuat dari manusia biasa, kemudian bentuknya rahang dan gigi yang lebih kuat, kokoh dan tajam pada 2 gigi sampling depan orang tersebut memungkinkan dapat meenggigit dan merobek daging atau bahkan kayu yang cukup tebal.
Data yang telah dikumpulkan ternyata cocok dengan data penelitian yang dahulu pernah di teliti oleh dokter Bryan dan teman -temannya. Korban yang ditemukan didekat taman kota tersebut adalah seorang "vampire monster" yang sangat sulit terdeteksi keberadaannya oleh manusia karena mereka memiliki tubuh yang sama dengan manusia biasa.Hal ini membuat dokter Bryan dan temannya senang dapat membuktikan keberadaan mahluk ini.
"Akhirnya kita bisa menemukan dan menganalisa mahluk yang selama ini kita teliti Bryan" Ucap teman dokter Bryan.
"Iyaa, walaupun saya sudah sempat menyerah untuk mengetahui mahluk ini dan akhirnya kita dapat menemukannya" Balas dokter Bryan. "Berarti pasien saya yang bernama Joey...... Aku harus memberitahukannya" Lanjutin ucapan dokter Bryan dan bergegas keruangan inap Joey.
    Sesampainya di ruangan Joey, dokter Bryan segera menjelaskan tentang hasil identifikasi orang yang mendonorkan organnya untuk Joey. Dokter Bryan memberitahukannya semua yang telah ditemukan olehnya dan temannya serta mengenai vampire yang selama ini mereka teliti.
"Appaaa ??? Vampire...." Kata Joey dengan kagetnya mendengar penjelasan dokter Bryan.
"Iyaa seorang vampire yang memiliki keliatan dan daya tahan tubuh yang lebih tinggi disbanding manusia biasa...namun..." Ujar dokter Bryan terputus - putus.
"Namun apa dok ?" Tanya Joey.
"Dunia kamu akan segera berubah 180°.... Kamu tidak bisa lagi memakan makanan manusia dan kamu hanya bisa memakan makanan vampire" Balas dokter Bryan.
"Tidak mungkin !!!! Jadi aku hanya bisa makan makanan monster itu ???? Jawab Joey dengan ekspresi muka kaget, karena mendengar ucapan dokter.
Beberapa saat Joey dan dokter Bryan terdiam mengenai kenyataanya pahit yang harus dialami oleh Joey.
"Maaf Joey, karena aku kulamu harus memberitahukannya seperti ini" Tiba - tiba dokter Bryan berbicara.
"Tidak apa - apa dok, ini bukan salah dokter sepenuhnya .... Ini kesalahanku juga karena terlalu memaksa dokter untuk segera melakukan operasi" Jawab Joey dengan lemas.
"Tapi ini juga ..." Tak sempat melanjutkan ucapannya Joey langsung memotong. "Aku sudah memaafkan dokter kok, sekarang yang terpenting aku bisa melanjutkan hidup walaupun kehidupanku didepan sudah tak seperti dulu" Ucapan Joey yang berusaha tetap tegar. "Tapi dok, jangan memberitahu siapapun yaa mengenai hal ini. Aku tidak ingin membuat semua orang yang ada di sekitarku takut dan khawatir" Lanjut ucapan Joey.
"Tenang saja, semua rahasia ini akan aku jaga baik - baik" Jawab dokter Bryan dengan senyum.
    Sore harinya dengan menyimpan rahasia yang besar Joey diperbolehkan untuk pulang dengan dijemput oleh kedua teman baiknya Romy dan Bunga. Di tengah perjalanan Joey mengajak kedua temannya untuk mampir ke sebuah supermarket untuk membeli beberapa makanan, dengan perasaan yang penuh penasaran pada dirinya "Apakah benar aku sudah tidak bisa memakan makanan seperti biasa lagi?" Ujar Joey didalam hati. Di dalam supermarket Joey membeli makanan kesukaan nya dahulu yaitu Ikan Bakar, numun dia juga membeli beberapa daging segar untuk membuktikan ucapan dokter Bryan.
"Untuk apa daging sebanyak itu Joey?" Tanya Bunga.
"Gileeee.... Mau buat pesta nih nanti malem hahaha" Sahut Romy.
"Tidak kok, ini hanya untuk persediaan makanan saja, biar tidak usah bolak - balik beli aja haha" Jawab Joey sambil menutupi rahasianya.
"Ohhh.... Kirain mau bikin pesta haha" Ejek Bunga sambil tertawa.
    Setelah membeli beberapa makanan dan daging segar mereka semua mengantarkan Joey kerumahnya agar dapat beristirahat dirumah. Sesampainya di kamar dan teman - temannya telah pulang, Joey pun mulai membuka plastik belanja yang dibeli tadi. Pertama dibukalah ikan bakar yang merupakan makanan kesukaannya, dengan sedikit ragu - ragu dia mengambil sedikit daging ikan dengan tangannya dan memasukannya kedalam mukut dengan sangat hati". Rasa yang ditimbulkan oleh lidah Joey berbeda dari yang dharapkannya, sebuah rasa yang cukup menjijikan timbul saat daging menyentuh lidah. Joey pun memuntahkan daging ikan bakar yang telah masuk kedalah tenggorokannya karena tidak kuat oleh rasa dan aroma yng sangat menyengat seperti makanan busuk. Dengan tubuh yang lemas Joey mencoba membuka daging segar dari kemasannya yang dilapisi oleh plastik being. Perlahan kemasannya dibuka dan keluar aroma yang sangat lezat dan manis di hidungnya, perutnya mengeluarkan suara yang mendakan dia sudah sangat lapar. Ditatapnya daging segar dengan darah merah cerah, dia tidak pernah berfikiran akan memakan daging tersebut namun aroma yang dileluarkan daging itu sangat lezat dan sangat menggoda yang membuat perutnya semakin keras mengeluarkan suara. Akhirnya Joey mencoba memakan sedikit daging segar tersebut, rasa yang sangat lezat timbul di dalam mulut Joey. Sebuah rasa sangat lezat yang telah lama tidak dia rasakan selama hidupnya, dan kekenyalan daging segar yang membuatnya semakin menyukainya. Dengan lahap Joey menghabiskan 2 bungkus daging segar yang telah dibelinya.
"Rasa yang sangat menakjubkan" Ujar Joey didalam hatinya. "Tapi apa yang telah aku lakukan??? Aku telah
melakukan hal yang menjijikan" Lanjut dia berbicara.
    Satu minggu Joey menyatap daging segar sebagai makanan utamanya tanpa diketahui oleh teman dan orang didekat. Dengan kebiasaan barunya, tanpa is sadari pikirannya mulai berubah menjadi lebih liar. Dia mulai tidak puas hanya dengan memakan daging segar yang berasal dari supermarket.

No comments:

Post a Comment